Di era serba digital, website menjadi sebuah platform yang harus dimiliki semua bisnis.
Ini tidak hanya tentang sekadar “memiliki”, tetapi tentang kredibilitas dan menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh konsumen.
Selain dipandang sebagai bisnis yang memiliki kredibilitas dan profesionalisme, website juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Caranya adalah memperkaya website dengan berbagai konten berkualitas.
Ingat ya, berkualitas, tidak asal traffic tinggi!
Bagaimana caranya? Simak selengkapnya di artikel ini, ya!
Strategi Meningkatkan Traffic Website
1. Pastikan Teknis Website Tidak Ada yang Error
Pertama, dari segi teknis, Anda harus memastikan bahwa website bisa dirambah mesin pencari (Google, Bing, Yahoo, dll) dan AI (ChatGPT, Gemini, Perplexity). Bagaimana caranya?
Tentu banyak checklist yang harus disiapkan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
- Pastikan Robot.txt merambah website
- Website harus memiliki sitemap untuk mempermudah mesin pencari merambah website
- Pastikan canonical setiap halaman telah diatur dengan tepat
- Konten-konten penting di-render di sisi server, bukan client
- Konten yang sifatnya “kosmetik” bisa di-render di sisi client
- Cek kecepatan website di PageSpeed Insights
- Cek performa teknis di Google Search Console (core web vitals seperti LCP, FID, dan CLS)
- Pastikan website terpasang Google Analytics dan Google Tag Manager
Sebenarnya di luar poin-poin di atas, masih ada banyak hal yang harus diperiksa. Namun, setiap website memiliki keunikan masing-masing, sehingga tidak dapat disamakan. Selain perbedaan CMS, perbedaan layanan dan fitur dalam sistem website memengaruhi faktor teknisnya.
Dengan menyelesaikan teknis website, Anda sudah menyelesaikan 50% PR untuk meningkatkan performa SEO Anda.
2. Pastikan Memuat Informasi tentang Bisnis Anda
Pastikanlah Anda memuat semua informasi terkait bisnis Anda di website. Informasi-informasi ini akan menjaring orang-orang yang membutuhkan produk atau jasa Anda.
Dengan begitu, traffic website juga meningkat dengan mendatangkan pengunjung-pengunjung berkualitas alias pengunjung yang berpotensi membeli produk atau jasa Anda.
3. Buat Pilar Konten
Meski sudah menyajikan informasi terkait bisnis Anda, tetap ingat, bahwa raja dari digital marketing adalah konten. Sebelum membuat konten, Anda harus menentukan, jenis konten apa saja yang akan disajikan kepada audiens.
Sebagai contoh, Anda bisa membuat pilar konten berisi portofolio, edukasi umum, tips dan strategi, FAQ, dan lain-lain.
4. Buat Konten yang Menarik untuk Audiens Anda
Buatlah konten yang berkualitas yang akan dicari oleh audiens atau target pasar Anda. Apa itu konten yang berkualitas? Supaya traffic meningkat dengan mendatangkan pengunjung berkualitas, inilah ciri-ciri konten website yang berkualitas:
- Konten berisi topik yang sedang dicari oleh Audiens
- Konten menyelesaikan masalah audiens atau berisi solusi terkait persaoalan yang mereka hadapi
- Original alias tidak copy-paste
- Isi konten berasal dari riset mendalam
- Jika memungkinkan, konten ditulis oleh expert
- Konten ditinjau oleh expert atau ahli di bidangnya
- Anda dapat menyisipkan studi kasus yang pernah Anda tangani dalam menyelesaikan masalah audiens karena pasti tidak ada bisnis lain yang mengalami pengalaman persis serupa
Baca Juga: Strategi Website Marketing untuk Dongkrak Bisnis Naik Kelas
5. Manfaatkan Traffic Non-SEO
Meski tidak sebesar SEO, traffic website juga bisa datang dari sumber-sumber non-SEO. Misalnya dari orang yang langsung mengunjungi website Anda, referal dari media sosial, email marketing, dan aktivasi marketing lainnya.
Bagaimana cara mendapatkannya. Tentu ada banyak cara, contohnya:
- Membuat konten Instagram Story yang mengarahkan audiens klik link yang disematkan di Instagram Story
- Menyematkan link website di deskripsi konten Youtube
- Ketika mengadakan event, mengarahkan pengunjung booth untuk mendapat informasi lengkap di website
- Kerja sama dengan influencer
- Mengirim email marketing berisi konten website pada audiens yang telah menjadi member dalam aplikasi yang Anda buat, berpartisipasi dalam aktivasi marketing, atau touch point lainnya.
Pada prinsipnya, semakin brand Anda dikenal luas oleh publik, semakin besar pula kemungkinan mereka mengunjungi halaman website Anda juga mencari berbagai informasi yang mereka butuhkan.
6. Gunakan Data
Gunakanlah data yang Anda miliki sebaik mungkin untuk analisis dan evaluasi. Data dari Google Analytics dan Google Search Console akan sangat berguna untuk tujuan berikut:
- Melihat konten populer dan yang performanya buruk
- Melihat konten yang mendatangkan leads
- Analisis jenis konten seperti apa yang bisa ditiru
- Identifikasi halaman website yang perlu diperbaiki, baik dari segi konten, UX, dan teknis
7. Update Konten Lama
Jika traffic turun, bisa jadi bukan karena kualitas konten yang buruk, melainkan belum memperbarui informasi dalam konten sedangkan kompetitor sudah melakukannya.
Maka dari itu, Anda harus memperkaya konten Anda secara berkala. Perbaruilah informasi sesuai dengan kebutuhan audiens.
8. Hindari Teknik SEO Kuno
Teknik SEO kuno akan merugikan bisnis Anda. Hindarilah taktik seperti berikut:
- Keyword stuffing
- Menyasar kata kunci dengan volume tinggi tetapi tidak menyasar ke audiens. Nantinya traffic akan tinggi tetapi tidak mendatangkan pengunjung berkualitas
- Spam backlink
Taktik-taktik ini hanya akan menjadi “sampah digital” dan tidak mendatangkan keuntungan bagi bisnis, baik dari segi marketing atau sales.
Kolaborasi dengan Creative Faith
Banyak yang salah paham dengan traffic website dengan mengira ketika traffic tinggi, leads akan datang sendirinya. Padahal tidak begitu.
Diperlukan strategi yang tepat agar traffic yang datang berkualitas dan berpotensi menjadi leads. Anda harus menargetkan website ke calon customer dan menyelesaikan masalahnya.
Maka dari itu, Anda membutuhkan mitra strategis untuk merancang strategi kreatif dan berorientasi pada bisnis yang humanis untuk mencapai tujuan marketing dan bisnis Anda.
Memiliki sejumlah portofolio dalam membantu brand dalam menciptakan berbagai strategi yang kuat untuk kebutuhan marketing, Creative Faith akan memikirkan semua sisi kreatif dan strategis untuk bisnis Anda.
Apakah brand Anda siap naik kelas?

