Anda berencana membuat bisnis fnb yang bikin orang balik lagi dan lagi produk Anda?
Jika ya, mungkin strategi marketing dari KFC bisa ditiru.
Kentucky Fried Chicken adalah sebuah brand makanan siap saji dari Amerika Serikat yang pasarnya sudah meluas sampai ke Indonesia.
KFC menjadi salah satu brand makanan siap saji yang mudah diingat banyak orang. Ketika membutuhkan makanan siap saji atau yang mudah didapat, KFC menjadi alternatifnya.
Lalu, bagaimana KFC merancang strateginya sehingga namanya melekat di benak para konsumennya? Yuk, simak ulasannya pada artikel ini!
Strategi Marketing KFC yang Bisa Ditiru
1. Promosi Tematik yang Menyesuaikan dengan Budaya
"Jangan melewatkan momen besar di Indonesia", setidaknya itu yang menjadi gambaran dari kampanye promo di KFC.
Hampir setiap momen besar, seperti Bulan Ramadan dan musim liburan, KFC menggelar promo yang mengundang banyak orang untuk menghabiskan uang lebih banyak membeli produk KFC.
Jika diamati, formula ini mengikuti formula promosi tematik yang tujuannya mencegah penurunan antusiasme pembeli karena brand dan produknya sudah sangat familiar.
Tips: menurut penelitian KISA Institute, frekuensi dan konteks dari promo (seperti promo tematik) adalah kunci dari peningkatan citra perusahaan dan ketertarikan konsumen untuk membeli produk Anda.
2. Paket Bundling

Dalam berbagai kampanye promosinya, KFC menawarkan paket bundling. Menurut peneltian, paket bundling memiliki nilai "lebih tinggi" di mata konsumen dibandingkan promo yang mengandalkan diskon.
Beberapa contoh paket bundling KFC:
- Monday Deal 2 Nasi + 2 Ayam + 2 minuman
- KFC Serbu (paket untuk 3 porsi)
- Paket Crunch Hour (berlaku pukul 15.00-20.00)
3. Media Promosi
KFC mengoptimalkan beberapa media untuk mempromosikan programnya, di antaranya:
- Push notifikasi aplikasi
- Banner di dalam toko
- Billboard di dekat tempat ramai
4. Strategi Harga
KFC membuat produknya dapat dinikmati semua kalangan, baik itu untuk orang yang baru pertama kali mencoba beli ayam di KFC hingga pelanggan "premium".
Untuk pelanggan awal, KFC bisa menawarkan paket hemat atau menu sarapan yang harganya lebih terjangkau.
Sementara, untuk pelanggan di tingkat menengah, ada paket reguler dan berbagai menu kombo yang bisa dinikmati.
Kemudian, ada berbagai menu premium dengan harga sedikit lebih mahal, seperti K Cheese Crunch, Golden Combo, Paket Big Box, dan lain-lain.
5. Konten Media Sosial Bernuansa Humor
Hindari membuat media sosial seperti etalase toko alias hanya berisi daftar produk dan harganya.
Manfaatkanlah media sosial untuk lebih dekat dengan pelanggan seperti yang dilakukan oleh KFC. Salah satu caranya adalah membuat konten yang relevan dan bernuansa humor.
Contoh paling baru adalah video promo "Paket Petok". Video kampanye Promo Petok memiliki beberapa keunggulan, misalnya:
Menggunakan storytelling dari aktivitas sehari-hari masyarakat yang merasa makanan siap saji mahal, makanya dalam beberapa videonya selalu ada yang berkata "Dia mah enak bisa makan KFC". Kemudian, pernyataan itu dibantah oleh karakter utama dengan mengatakan "Kamu juga bisa makan KFC", lalu dilanjutkan dengan perkenalan program promosinya.
Pendekatan konten seperti ini akan menimbulkan kesan bahwa KFC adalah tempat menyenangkan untuk makan dan beli ayam.
6. Kolaborasi dengan Budaya Pop

KFC melihat berbagai tren masyarakat, salah satunya adalah pada gim online, Free Fire. Dalam kerja samanya, KFC bekerja dan Free Fire mengeluarkan dua menu andalan yaitu Booyah Chicken Combo dan Booyah Burger Combo.
Contoh lainnya, ketika KFC berkolaborasi dengan DBL dalam menyelenggarakan Basket 3x3. Di sini, KFC mendapat eksposur luas dari penggemar basket di Indonesia.
Jika ingin meniru, cobalah analisis tren target pasar Anda, lalu cobalah cari mitra yang dapat diajak kerja sama untuk mewujudkan ide Anda.
7. Integrasi dengan Ekosistem Online Delivery
Selain menyediakan jasa antar-jemput makanan, KFC juga berkolaborasi dengan ekosistem jual-beli makanan secara online, seperti GoFood dan GrabFood.
Dengan begitu, produk KFC bisa terdistribusi lebih luas lagi.
Kolaborasi dengan Creative Faith
Mengelola brand FnB memang cukup tricky karena Anda harus bersaing dengan banyak brand lainnya, baik secara kualitas, harga, pengalaman, dan konten.
Untuk merancang strategi marketing yang tepat seperti yang dilakukan oleh KFC, diperlukan analisis mendalam pada industri FnB. .
Maka dari itu, Anda membutuhkan mitra strategis untuk merancang strategi marketing yang relevan dalam mencapai tujuan dari marketing dan bisnis. Creative Faith dapat menjawab kebutuhan brand Anda tersebut.
Memiliki sejumlah portofolio dalam membantu brand snack dan makanan dalam menciptakan berbagai strategi yang kuat untuk kebutuhan marketing, Creative Faith akan memikirkan semuanya dari awal sampai akhir untuk Anda.
Apakah brand Anda siap naik kelas?

