Jika berbicara mengenai branding institusi pendidikan, khususnya sekolah, Anda tidak hanya harus berbicara soal visual dan slogan yang menarik, tetapi juga citra kualitas pendidikan.
Pasalnya, daya tarik pendidikan sampai saat ini terletak pada bagaimana sebuah institusi pendidikan menghasilkan lulusan yang berkualitas.
Menurut Journal of Educational Management, persaingan dalam dunia pendidikan sangat ketat, sehingga harus agresif dalam menciptakan strategi marketing. Maka dari itu, institusi pendidikan harus memperhatikan aspek positioning dan citranya.
Hal ini bisa diciptakan melalui strategi branding yang tepat untuk institusi sekolah.
Bagaimana menciptakan strategi branding yang tepat untuk institusi pendidikan seperti sekolah? Yuk, simak selengkapnya di artikel ini!
Strategi Branding Sekolah yang Efektif
1. Tentukan Positioning Sekolah
Saat ini banyak bermunculan sekolah swasta dan negeri yang menawarkan sejumlah fasilitas.
Maka dari itu, yang menjadi pembeda sekolah Anda dengan kompetitor adalah kejelasan core value dan positioning. Bahasa mudahnya, sekolah Anda ingin dikenal sebagai sekolah yang seperti apa.
Salah satu contohnya dilakukan oleh Playfield yang memiliki brand positioning sebagai preschool yang menekankan pentingnya mengajak anak beraktivitas di luar ruangan. Hal tersebut tercermin dalam pemilihan warna, logo, dan desain yang dibuat.
2. Konsistensi Visual dan Narasi
Visual dan narasi, termasuk logo, warna institusi, dan gaya komunikasi harus konsisten di semua kanal (brosur, website, media sosial, papan nama sekolah).
Konsistensi ini memperkuat brand positioning dan citra profesional. Namun yang lebih penting, narasi yang digunakan harus mencerminkan filosofi sekolah, tidak sekadar promosi.
3. Pastikan Strategi Marketing Sejalan dengan Branding
Apa pun kampanye marketing yang dijalankan, pastikan memperkuat branding yang dibangun.
Sebagai contoh, Playfield yang membangun branding sebagai sekolah yang menyenangkan, buatlah konten yang menunjukkan keceriaan saat beraktivitas di sekolah. Kontennya bisa melalui sketsa, mengikuti tren tiktok, cerita alumni, atau testimoni orang tua siswa.
4. Libatkan Komunitas Sekolah
Ingat, sekolah tidak berdiri sendiri. Di sana, melibatkan banyak orang yang membangun citra sekolah. Komunitas sekolah seperti guru, siswa, alumni, pelatih atau pengajar ekstrakurikuler, dan lain-lain merupakan elemen yang tidak boleh dilupakan.
Pelibatan elemen-elemen tersebut akan menciptakan brand ownership pada masing-masing individu komunitas. Di sisi lain, hal ini akan meningkatkan kepercayaan dari orang tua murid dan orang tua yang sedang mencari sekolah untuk anaknya.
5. Pastikan Hadir di Dunia Digital
Calon orang tua siswa saat ini banyak beraktivitas di media sosial Maka dari itu, Anda juga tidak boleh melewatkan berbagai platform digital.
Setidaknya, sekolah Anda memiliki website profesional dan media sosial. Platform digital ini berguna dalam memberikan seluruh informasi terkait sistem pendidikan dan aktivitas di sekolah kepada orang tua murid dan calon orang tua murid.
Untuk website, optimasi dengan SEO. Sementara, untuk media sosial, pastikan mengunggah konten secara rutin dan memantau setiap tren yang muncul.
6. Survei
Untuk memastikan apakah strategi branding berjalan baik atau tidak, gunakanlah survei kepuasan. Dari survei, Anda bisa menilai, apakah branding yang selama ini Anda coba kenalkan bisa tertanam di kepala orang tua murid atau justru meleset dari perkiraan.
Kemudian, apabila ada kekurangan, segera perbaikilah strategi branding Anda.
Baca Juga: Elemen Brand Guideline yang Harus Ada, Jangan sampai Dilewat!
Contoh Branding Sekolah yang Sukses
Berikut beberapa contoh branding yang bisa jadi referensi.
- Playfield: sekolah yang menyenangkan dan mengajarkan anak bahwa beraktivitas di luar rumah dapat membuat mereka belajar banyak hal
- SMA Kolose De Britto: identik dengan kebebasan, tetapi disiplin dalam belajar
- SMA Van Lith: sekolah asrama yang membentuk karakter kuat pada anak peserta didik
Kenapa Branding Penting untuk Sekolah?
Branding sangat penting untuk meningkatkan citra sekolah sebagai institusi pendidikan terpercaya. Berikut adalah beberapa alasan yang membuat branding sangat penting untuk institusi pendidikan, termasuk sekolah:
- Meningkatkan reputasi dan kepercayaan publik.
Sekolah dengan citra positif lebih mudah menarik siswa baru dan dukungan dari pemangku kepentingan (guru, orang tua, alumni).
- Membedakan identitas di pasar yang homogen.
Banyak sekolah menawarkan kurikulum mirip. Branding membantu menonjolkan unique value proposition.
- Memperkuat loyalitas komunitas sekolah
Branding yang kuat menumbuhkan rasa bangga di antara siswa dan alumni, menciptakan word-of-mouth marketing yang alami
Kolaborasi dengan Creative Faith
Menciptakan branding yang kuat pada sekolah memang bukan perkara yang mudah. Anda harus memikirkan positioning yang kuat, tetapi di samping itu, Anda juga harus menciptakan kurikulum yang berkualitas. Pasalnya, sekolah memiliki amanah untuk menciptakan manusia yang berkualitas melalui pendidikan.
Maka dari itu, Creative Faith dapat menjadi mitra strategis yang tepat karena dapat membantu Anda memikirkan permasalahan branding. Creative Faith pun telah memiliki rekam jejak panjang membantu kampanye branding banyak brand, termasuk institusi pendidikan.
Brand sekolah Anda siap naik kelas?
Yuk, kolaborasi dengan Creative Faith!

