Industri apa pun pasti akan menerapkan efisiensi untuk menekan biaya promosi. Hal tersebut merupakan hal yang normal.
Namun, yang menjadi keliru adalah karena ingin biaya promosi yang murah, sehingga “memaklumkan” hasil yang tidak optimal. Jika terjadi seperti itu, artinya bukan promosi yang murah meriah, melainkan promosi yang “murahan”.
Untuk promosi yang baik dengan harga yang murah, Anda memerlukan strategi. Bagaimana caranya? Simak insight di bawah ini, ya!
Strategi Promosi Murah Tanpa Kurangi Value
Untuk menjalankan strategi promosi murah tanpa mengurangi value, Anda dapat memainkan narasi, mengunggah konten edukasi, menampilkan social proof, repost konten audiens, kolaborasi, kerja sama dengan komunitas tertentu, dan mengadakan paket bundling.
Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Mainkan Narasi
Daripada sekadar menyebut harga, lebih baik Anda memainkan narasi yang menonjolkan value Anda. Kemampuan storytelling dalam memasarkan sebuah produk sangat diandalkan di sini.
Audiens akan lebih terpengaruh dengan narasi yang mengandung cerita yang kuat dibandingkan sekadar informasi harga.
Contoh:
- ❌Diskon Besar 40% hari ini!✅ Jadi paling keren di tongkrongan hari ini juga
- ❌Laundry paling murah se-Bintaro!✅ Mencuci pakaian Anda ketika sibuk, dijamin bersih dan wangi
- ❌Head Unit Rp1 juta, RAM 4 GB, Memori 128 GB✅ Head unit untuk semua unit mobil, bisa jalankan GPS dan Spotify tanpa nge-lag
2. Mainkan Konten Edukasi
Audiens Anda membutuhkan banyak tips yang praktis dan solusi. Maka dari itu konten berupa edukasi untuk memecahkan masalah audiens bisa jadi andalan.
Konten edukasi dapat meningkatkan brand trust dan niatan audiens untuk membeli produk.
Contohnya:
- tutorial penggunaan produk
- tips industri yang relevan
- insight dari pengalaman brand
- studi kasus pelanggan
Baca Juga: Perbedaan Brand Image dan Brand Awareness dalam Strategi Marketing
3. Tampilkan Social Proof
Salah satu bentuk marketing paling kuat adalah menunjukkan bukti dari kualitas produk Anda, tidak asal klaim.
Hal ini bisa berasal dari testimoni atau success story konsumen Anda yang telah merasakan manfaat dari produk Anda.
Contoh:
- Google review
- Testimoni
- Studi kasus
4. Repost Konten Audiens atau Konsumen
Membayar influencer terlalu mahal? Coba deh repost postingan konten dari audiens atau konsumen Anda.
Biasanya, di era digital ini, orang memiliki kebiasaan untuk mengulas, mengritik, dan memuji produk atau jasa yang mereka gunakan di media sosial. Anda bisa memanfaatkan fenomena ini untuk repost postingannya sehingga masyarakat yang lebih luas tahu seberapa bermanfaat produk Anda.
5. Kolaborasi
Untuk meningkatkan level kompetitif, Anda tidak hanya harus meningkatkan daya saing, tetapi juga meningkatkan kolaborasi.
Anda bisa berkolaborasi dengan brand yang memiliki kesamaan nilai atau memungkinkan untuk adanya penggabungan di proyek tertentu. Jenis kolaborasinya bisa didiskusikan terlebih dulu, misalnya barter benefit atau diskon spesial.
Contoh:
- Indomie x Chitato
- BTS x KFC = BTS Meal yang dijual di KFC
- Rumah sakit dengan asuransi
- UMKM dengan micro influencer
6. Maksimalkan Kerja Sama dengan Komunitas
Apabila produk Anda sangat bermanfaat di segmen tertentu, biasanya terdapat komunitas yang rutin menggunakannya. Contohnya adalah sepeda, sepeda motor, dan mobil.
Berikanlah benefit khusus pada komunitas tersebut. Tujuannya adalah meningkatkan frekuensi terhadap pembelian produk Anda.
7. Paket Bundling
Beberapa orang kerap “malas” membeli bukan karena tidak mampu, melainkan berpikir bahwa harga tersebut tidak worth it. Salah satu cara mengakalinya adalah dengan menerbitkan paket bundling.
Dalam paket bundling tersebut, Anda akan menekankan pasar bahwa membeli produk lebih dari satu akan menguntungkan secara ekonomi dibandingkan dengan membeli secara satuan..
Dengan paket bundling, audiens akan berpikir “Daripada beli cuman satu, lebih baik beli dua, hitung-hitungannya jadi lebih murah!”
Kolaborasi dengan Creative Faith
Promosi murah bukan berarti asal memakai strategi yang murahan sehingga membuat nilai produk terlihat murah. Biaya promosi boleh saja diturunkan, tetapi nilainya harus tetap tinggi supaya bisa bersaing dengan kompetitor dalam jangka panjang.
Sebuah kampanye promosi harus dipertimbangkan dari aspek bisnis, brand, marketing, dan juga kreatif..
Maka dari itu, Anda membutuhkan mitra strategis untuk merancang strategi marketing dan kreatif yang berorientasi target pasar untuk mencapai tujuan dari bisnis Anda..
Memiliki sejumlah portofolio dalam membantu brand dalam menciptakan berbagai strategi yang kuat untuk kebutuhan marketing, Creative Faith akan memikirkan semua sisi kreatif dan strategis untuk bisnis Anda.
Apakah brand Anda siap naik kelas?

