creativefaith logo

Formula Konten yang Tren dan Tingkatkan Engagement TikTok, Instagram, dan Website

DATE
14 January 2026
READING TIME
6 mins
formula konten digital

Banyak pakar sudah mengakui bahwa content is a king atau konten adalah raja untuk membawa banyak audiens masuk menjadi calon konsumennya.

 

Masalahnya, tidak semua konten bekerja dengan baik. Hal ini bisa dari banyak faktor, misalnya, membuat konten yang tidak sesuai intent audiens, konten yang tidak dicari audiens, konten yang tidak mengandung informasi untuk audiens, dan lain-lain.

 

Elemen utama dalam membuat konten adalah formula dari konten tersebut. Apakah Anda sudah menggunakan formula yang disukai dan dicari audiens?

 

Lalu, bagaimana seharusnya formula konten yang cocok, baik untuk media sosial Instagram dan Tiktok atau untuk website? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

 

Formula Konten 3P yang Paling Banyak Digunakan

Ada satu formula yang bisa digunakan di semua platform, yaitu 3P, yang terdiri dari problem, proof, dan peak. Inti dari formula 3P adalah bagaimana kita dapat melibatkan emosi audiens untuk bersimpati pada brand  atau produk.

 

Menurut, penelitian yang dimuat American Marketing Association, konten yang bisa melibatkan emosi audiens, memiliki kemungkinan tinggi untuk dibagikan kepada pengguna lainnya. Hal inilah yang akhirnya membuat engagement meningkat.

 

Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Problem

Pada bagian ini, konten harus menceritakan masalah audiens. Contoh:

  • Cari transportasi umum susah banget
  • Mau kuliah S2 tapi kampusnya jauh
  • Tidak ada waktu untuk servis kendaraan

2. Proof

Berangkat dari masalah yang telah dijelaskan di awal, kini saatnya tunjukkan bukti bahwa brand atau produk Anda punya solusinya. Contoh:

  • Ojek online bisa jadi alternatif transportasi yang mudah dan harga terjangkau
  • Universitas X, memfasilitasi kuliah 100% online untuk mahasiswa yang kuliah sambil kerja
  • Bengkel Y, akan menjemput kendaraan di rumah dan memulangkannya ketika servis sudah selesai.

3. Peak

Pada bagian ini, Anda bisa memberikan sedikit gambaran bagaimana tim belakang layar bekerja membangun bisnis dan menyelesaikan masalah audiens. Contoh:

  • Konten cara kerja dokter dan radiografer bekerja sama menjalankan prosedur radioterapi
  • Konten produk multigrain memperlihatkan terstrukturnya proses produksi multigrain tersebut di laboratorium
  • Proses pengolahan susu sapi yang steril agar audiens percaya bahwa kualitas produksi sangat baik

Baca Juga: Merancang Strategi Konten Media Sosial yang Unik dan Tingkatkan Engagement

 

Cara Menggunakan Formula 3P

Ada banyak cara untuk memainkan formula 3P baik pada media sosial Instagram dan TikTok serta website.

 

1. Membuat 3P  dalam 1 Konten

Kalau ingin konten yang lengkap, Anda bisa menyajikan sebuah konten yang menghubungkan 3P ini. Jika hendak menggabungkan semua, biasanya yang dilakukan, pada fase awal, masuk problem, lalu lanjut ke proof, dan terakhir peak sekaligus CTA-nya.

 

Untuk penerapan di artikel cukup mudah karena Anda bisa dengan leluasa menambahkan subbab atau keterangan tertentu untuk membuat konten artikel jadi lebih dalam dan dipercaya mesin pencari serta platform AI.

 

Kurang lebih, gambaran konten video Reels atau VT TikTok seperti berikut:

  • 0–5 detik: Capek antre di loket hanya untuk bisa nonton Timnas Indonesia main? (Problem)
  • 6–20 dtk: Dengan Garuda ID, Anda bisa memesan tiket secara online! (Proof)
  • 21–30 dtk: Garuda ID menggunakan teknologi terkini yang dibuat oleh programmer berpengalaman (Peak)
  • 30-31: Yuk, pakai Garuda ID!

 

Berdasarkan contoh di atas, maka dapat disimpulkan rumus membuat konten = problem + proof + peak dan CTA

 

2. Memecah 3P

Anda juga bisa memecah unsur 3P tersebut ke dalam tiga konten berbeda. Jenis konten ini biasa sangat bekerja pada konten serial, baik itu drama, iklan, podcast, dan lain-lain. Kenapa bisa berhasil? Pasalnya, dari rasa penasaran, brand bisa membangun kepercayaan sedikit demi sedikit.

 

Contohnya sebagai berikut:

  • Problem: orang ingin makan di luar tapi sibuk, sehingga tidak bisa meninggalkan pekerjaannya untuk berjalan ke resto
  • Proof: konten yang menunjukkan orang yang menggunakan aplikasi, dapat dengan mudah mendapat apa yang dia mau
  • Peak: Konten yang menunjukkan semangat driver dan kurir yang siap 24 jam mengantarkan makanan

Baca Juga: Contoh Branding Produk yang Memikat Pelanggan Jadi Loyal. Bangunkan Emosi Pelanggan!

 

Formula Konten Berdasarkan Platform

Instagram, TikTok, dan website memiliki karakter yang berbeda, sehingga memiliki penerapan 3P yang berbeda meksi substansi sama.

1. Instagram

Media sosial Instagram memiliki ciri khas yaitu visual yang kuat, sehingga foto atau video yang mengedepankan estetika, bisa mendapat banyak tayangan dan reaksi dari audiens. Selain visual, Anda juga harus memperhitungkan bahwa audiens akan scroll dengan cepat. Jadi pastikan, Anda menarik perhatiannya sebelum mereka scroll.

 

Contoh formula: Hook – Relate – Value – Peak – Action

  • Hook: Hanya dalam 3 bulan, sudah bisa fasih Bahasa Inggris
  • Relate: Banyak perusahaan yang menuntut karyawannya bisa Bahasa Inggris dengan lancar
  • Value: Sudah lebih dari 50% dari lulusan Kursus X bekerja di perusahaan multinasional
  • Peak: Di sini, Anda akan diajarkan Bahasa Inggris untuk percakapan dan tes TOEFL sekaligus oleh ahli bahasa yang telah berpengalaman panjang
  • CTA: Yuk, belajar bareng kami!

 

2. TikTok

Formula Reels dan video TIkTok kurang lebih memang sama, tetapi keduanya memiliki perbedaan penting, yaitu kecepatan dan spontanitas di media sosial TikTok. Hal ini terbentuk karena kebiasaan orang ketika membuka TikTok, langsung dihadapkan pada sebuah video. Jika video tersebut menarik, mereka akan menjadi audiens kita yang berpotensi menjadi pangsa pasar produk Anda.

 

Selain itu, otentisitas di TIkTok lebih prioritas dibandingkan kerapian dalam membuat konten.

 

Contoh formula: Hook – Masalah – Cerita – Twist – Pesan Inti

  • Hook (buat orang stop scroll): Kafe sepi padahal kopinya enak dan khas banget? Ini masalahnya!
  • Masalah: Banyak kafe hanya peduli pada rasa tetapi tidak peduli tentang pengalaman konsumennya
  • Cerita: Ada satu kafe yang kopinya enak, harganya masuk akal, tapi tiap sore tetap sepi. Setelah ngobrol, ternyata mereka enggak pernah cerita soal konsep, asal biji kopi, atau suasana yang pengen dibangun.
  • Twist: Begitu mereka mulai cerita: kenapa pilih biji itu, siapa petaninya, dan kenapa kafe ini cocok buat “kabur sebentar dari kerjaan”, pengunjung mulai datang tidak hanya buat ngopi, tapi buat ngerasain suasananya.
  • Pesan Inti: Orang nggak cuma beli kopi. Mereka beli pengalaman dan cerita.

 

3. Website

Sementara, untuk strategi website marketing, konten yang harus ditonjolkan adalah edukasi secara mendalam. Pasalnya, audiens website pasti dengan sengaja mencari konten yang dapat menjelaskan sebuah topik secara mendalam dan memberikan solusi untuk masalah audiens.

Lalu, satu hal yang tidak boleh lupa dari konten website adalah struktur yang jelas.

 

Formula konten website: Masalah – Konteks – Solusi – Bukti – Insight Unik

  1. Masalah yang dialami oleh audiens
  2. Jelaskan konteks masalah dan kenapa ini penting untuk dicari solusinya.
  3. Solusi step by step yang praktis atau mudah dilakukan audiens
  4. Bukti studi kasus, data, penelitian, atau pengalaman
  5. Insight unik (peak) Sudut pandang beda dari artikel lain. Ini yang bikin artikelmu layak dikutip AI dan mesin pencari. 

Kolaborasi dengan Creative Faith

Untuk membuat konten, tentu tidak sekadar mengikuti formula di atas, tetapi Anda harus memunculkan kekhasan dari konten Anda sendiri. Ciri khas ini harus merujuk pada identitas dari produk atau brand Anda.

 

Menciptakan formula konten sesuai dengan rumusan di atas ditambah elemen ciri khas brand Anda tentu bukan sesuatu yang dapat dikerjakan satu malam.

 

Maka dari itu, Anda membutuhkan mitra strategis untuk merancang strategi kreatif dan berorientasi pada bisnis yang humanis untuk mencapai tujuan marketing dan bisnis Anda.

 

Memiliki sejumlah portofolio dalam membantu brand dalam menciptakan berbagai strategi yang kuat untuk kebutuhan marketing, Creative Faith akan memikirkan semua sisi kreatif dan strategis untuk bisnis Anda. 

 

Apakah brand Anda siap naik kelas?

 

Yuk, kolaborasi dengan Creative Faith!

 

AUTHOR
Admin