creativefaith logo

Ide Campaign Ramadan yang Tuai Simpati, Kreatif, dan Efektif

DATE
28 January 2026
READING TIME
5 mins
ide campaign ramadan

Pada Bulan Ramadan dan menjelang tahun baru, banyak brand menggelar promo besar-besar. 

 

Hal ini terjadi karena ada fenomena yang telah berlangsung lama selama berpuluh-puluh tahun. Fenomena apa itu?

 

Menjalan akhir Bulan Ramadan, masyarakat menerima THR dan menjadi lebih aktif membelanjakan uangnya. Program ini tidak salah, tetapi promo bukanlah satu-satunya campaign yang efektif pada bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri.

 

Anda harus tetap berstrategi menjalankan campaign yang tidak hanya kreatif, tetapi juga bisa menuai simpati  audiens karena momen ini tidak sekadar momen suka cita, tetapi juga momen ibadah dan penuh nuansa ketentraman.

 

Lalu, bagaimana merancan campaign di bulan Ramadan secara efektif tetapi tetap kreatif dan tuai simpati? Simak tips di bawah ini, ya!

 

Strategi Rancang Campaign Ramadan

Strategi paling efektif dalam campaign di bulan Ramadan adalah mencoba lebih dekat dengan audiens, buat pesan yang lebih bermakna, dorong audiens untuk mencari produk atau brand Anda, optimasi konten media sosial bernuansa Ramadan, dan perhatikanlah sentimen audiens setelah melaksanakan campaign.

 

1. Jadilah Lebih Dekat dengan Audiens

Manfaatkanlah momen Ramadan ini untuk menjadi lebih dekat dengan audiens. Bagaimana caranya?

 

Pertama, Anda harus memahami karakteristik atau perilaku audiens di bulan Ramadan. Pada Bulan Ramadan, masyarakat Indonesia memiliki tradisi untuk membeli barang sebagai hadiah untuk kerabat dan makan bersama. Selain itu, menurut penelitian yang dipublikasikan Community Development Journal, pada Bulan Ramadan, masyarakat lebih menyukai konten-konten bernuansa religius.

 

Anda bisa lebih dekat dengan audiens jika mengadaptasi perilaku masyarakat yang telah menjadi tradisi..

 

Tips: Gunakan data konsumen sebelumnya untuk memetakan tren permintaan, pola pembelian, dan waktu puncak aktivitas online.

 

2. Buat Pesan yang Lebih Bermakna

Seperti yang telah disebut sebelumnya, pada Bulan Ramadan, masyarakat lebih menyukai konten-konten religius. Jadi, pada bulan ini, pastikan setiap campaign menyampaikan pesan yang lebih bermakna.

 

Hal ini sangat efektif untuk mendapat simpati audiens.

Contoh konten (video, copy, narasi, atau desain) yang bisa diangkat:

  • Ceritakan kisah konsumen atau komunitas (storytelling).
  • Angkat tema values seperti ukhuwah, berbagi, atau berbuat baik.
  • Gunakan visual dan narasi yang relevan dengan budaya Ramadan.

3. Dorong Audiens Melakukan Pencarian

Untuk mendoron audiens mencari tahu lebih dalam lagi mengenai produk atau keunggulan produk Anda, buatlah visual yang kuat. Menurut sejumlah penelitian, Anda bisa pakai teknik AISAS atau Attention, Interest, Search, Action, Share.

 

Berikut contoh penggunaannya:

  • Attention: Gunakan pesan visual yang kuat (mis. ucapan Ramadan, momen berbuka).
  • Interest: Tawarkan konten edukatif atau inspiratif tentang produk/layanan kamu.
  • Search: Dorong audiens mencari info lebih jauh lewat SEO dan konten blog.
  • Action: Berikan penawaran yang relevan (diskon khusus jam buka tertentu, bundling Ramadan).
  • Share: Ajak audiens atau konsumen berbagi pengalaman mereka di media sosial.

 

4. Konten Media Sosial Harus Aktif

Tidak ada satu pun bisnis hari ini yang tidak menggunakan media sosial. Selain berbagai informasi mengenai produk, konten media sosial dapat dimanfaatkan dari segala sisi untuk mengoptimalkan kampanye pemasaran.

Contoh strategi konten media sosial Ramadan:

  • Tema konten yang punya makna lebih dalam aktivitas audiens di bulan Ramadan (contoh: tutorial resep iftar, tips ibadah, tips cegah maag di Bulan Ramadan, dll).
  • Hashtag khusus Ramadan untuk meningkatkan visibilitas kampanye.
  • Konten interaktif (polling, kuis, tantangan bertema Ramadan) untuk meningkatkan engagement.

Baca Juga: Strategi Content Marketing yang Bikin Audiens Jatuh Cinta, Konversi dari Konten Tidak Lagi Mustahil

 

5. Perhatikan Sentimen Audiens

Setelah membangun campaign, perhatikanlah sentimen audiens, apakah bagus atau tidak. Jika sentimen audiens negatif, segera hentikan kampanye dan rancang strategi baru.

 

Ide Campaign Ramadan

Ide campaign yang bisa dijalankan di Bulan Ramadan di antaranya adalah konten UGC, campaign edukatif, membuat cerita yang menyentuh, campaign di jam tertentu, dan campaign before dan after Ramadan. Berikut penjelasan lengkapnya

 

1. Konten UGC

Kelebihan konten UGC adalah akan membuat audiens merasa lebih dekat dengan brand Anda. Konten UGC cenderung natural, kontekstual, dan kaya variasi bahasa.

 

Jadi, tonjolkanlah narasi dari audiens sesuai dengan tema yang telah Anda tentukan.

 

Contoh konten:

  • Rutinitas Ramadan pekerja kantoran SCBD
  • Rutinitas Ramadan pekerja yang sehar-harinya commute menggunakan transportasi umum
  • Perjuangan pengusaha UMKM di Bulan Ramadan untuk mendapat keuntungan lebih yang digunakan untuk pulang kampung dan memberikan THR pada pegawainya

 

2. Campaign Edukatif yang Diam-Diam Menjual

Berikanlah tips-tips yang bermanfaat untuk memecahkan masalah audiens di Bulan Ramadan. Di situ, Anda kemudian bisa masuk untuk mempromosikan produk atau jasa.

 

Sebagai catatan, hindarilah menjual produk secara langsung. Anda dapat mengemasnya dengan menjadi produk atau jasa Anda sebagai solusi yang diletakkan di bagian akhir edukasi.

 

Edukasi di sini, tidak hanya berupa konten video yang dibagikan di media sosial, ya! Anda juga bisa menjalankan kampanye edukasi dengan menggelar talkshow, edukasi di event tertentu, atau membuat konten artikel di website. Manfaatkanlah semua sumber daya untuk memberikan edukasi pada audiens.

 

Contoh:

  • Brand finansial atau perbankan: Tips mengatur THR
  • Brand kesehatan: Tips menjalani puasa tanpa gangguan kesehatan
  • Brand F&B: Edukasi gizi saat sahur dan berbuka puasa

 

3. Membuat Cerita yang Menyentuh

iklan marjan campaign efektif bulan ramadan

Buatlah cerita yang menyentuh selama Bulan Ramadan. Hal ini akan membangun simpati pada audiens. Selain itu, Anda juga bisa membuat audiens “terbawa” pada cerita yang Anda sajikan.

 

Salah satu contoh kampanye story telling yang paling kuat di Bulan Ramadan adalah Marjan. Marjan berhasil membangun cerita tentang kehidupan sehari-hari masyarakat di Bulan Ramadan. Lalu, ketika berbuka puasa, disajikanlah sirup Marjan sebagai pelepas dahaga tanpa mengurangi sisi dramatis dari cerita yang ditampilkan.

4. Campaign di Jam Tertentu

Uniknya, di Bulan Ramadan, audiens akan aktif di jam-jam tertentu. Misalnya pada waktu menunggu sahur, waktu sahur, ngabuburit, buka puasa, menjelang tarawih, dan sesudah tarawih.

 

Di jam-jam inilah, Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat sebuah kampanye yang menarik. 

 

Contoh:

  • Promo Ngabuburit
  • Konten podcast singkat bersama ustad setelah waktu tarawih
  • Live streaming di waktu sahur dan ngabuburit

5. Campaign “Before vs After Ramadhan”

Campaign ini tidak berfokus pada produk, tetapi hidup audiens pada masa sebelum dan sesudah Ramadan. Anda dapat menampilkannya dalam bentuk konten video, desain, dan copy yang menarik. 

 

Contoh:

  • Ramadan yang mengingatkan kita untuk lebih sering beribada
  • Sebelum Ramadan: lebih emosional, saat Ramadan: lebih kalem
  • Pola hidup sebelum Ramadan: banyak makan makanan berlemak, pola hidup saat Ramadan: mengurangi makanan yang mengandung kolesterol

 

Kolaborasi dengan Creative Faith

Treatment sebuah brand dan produk pada bulan Ramadan memang tidak bisa disamakan dengan bulan-bulan lainnya. Pasalnya, ini merupakan momen spesial di mana audiens Anda lebih banyak berinteraksi dengan keluarga sekaligus dengan brand.

 

Tradisi silaturahmi, memberikan hadiah, beribadah bersama, hingga makan bersama menjadi sesuatu yang harus Anda pahami sebagai pelaku bisnis. Anda harus menunjukkan empati pada tradisi tersebut untuk kemudian mendapat simpati dari mereka.

 

Tentu, ini bukanlah persoalan sederhana. Diperlukan pemikiran yang matang dan strategis untuk menjalankan sebuah campaign di bulan Ramadan.

 

Maka dari itu, Anda membutuhkan mitra strategis untuk merancang strategi kreatif dan berorientasi pada bisnis yang humanis untuk mencapai tujuan marketing dan bisnis Anda.

 

Memiliki sejumlah portofolio dalam membantu brand dalam menciptakan berbagai strategi yang kuat untuk kebutuhan marketing, Creative Faith akan memikirkan semua sisi kreatif dan strategis untuk bisnis Anda. 

 

Apakah brand Anda siap naik kelas?

 

Yuk, kolaborasi dengan Creative Faith!

AUTHOR
Admin